Ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan
Kembali ke Modul Edukasi
Modul Edukasi

Perawatan Kehamilan

Panduan perawatan kehamilan yang tepat untuk menjaga kesehatan ibu dan janin serta mencegah stunting sejak dalam kandungan.

01

Pemeriksaan Kehamilan (ANC Terpadu)

Antenatal Care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan rutin yang dilakukan untuk memantau kesehatan ibu dan perkembangan janin. Pemeriksaan ini sangat penting untuk mencegah komplikasi dan memastikan janin tumbuh optimal tanpa risiko stunting.

Jadwal Pemeriksaan ANC (Minimal 6x)

Trimester 1 (0-12 minggu): Minimal 1 kali kunjungan (wajib dengan dokter)
Trimester 2 (13-27 minggu): Minimal 2 kali kunjungan
Trimester 3 (28-40 minggu): Minimal 3 kali kunjungan (1x wajib dengan dokter)

Standar Pelayanan Pemeriksaan 12T

Setiap ibu hamil berhak mendapatkan pelayanan standar "12T" saat kontrol kehamilan di fasilitas kesehatan:

1. Timbang berat badan dan ukur tinggi badan
2. Tekanan darah diukur
3. Tentukan status gizi (ukur LILA - Lingkar Lengan Atas)
4. Tinggi fundus uteri (puncak rahim) diukur
5. Tentukan presentasi janin dan denyut jantung janin
6. TT (Tetanus Toxoid) skrining status imunisasi
7. Tablet tambah darah (Fe) minimal 90 butir
8. Tes laboratorium rurin (Hemoglobin, Golongan Darah, Protein Urin)
9. Tata laksana kasus / penanganan jika ada komplikasi
10. Temu wicara (konseling)
11. Terapi pencegahan Malaria (khusus daerah endemis)
12. Tes VCT (Voluntary Counseling and Testing) untuk HIV, Sifilis & Hepatitis B
Tips: Pastikan Anda mendapatkan layanan 12T tersebut. Selalu bawa buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) setiap kali periksa ke Bidan, Puskesmas, atau Dokter Kandungan.
02

Nutrisi Ibu Hamil

Gizi yang baik selama kehamilan sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan janin. Kekurangan gizi pada ibu hamil adalah salah satu penyebab utama stunting pada anak.

Protein Tinggi

Konsumsi telur, ikan, daging, tahu, tempe setiap hari. Protein penting untuk pembentukan organ dan jaringan janin.

Tablet Tambah Darah (Fe)

Minum 1 tablet Fe setiap hari selama kehamilan (minimal 90 tablet) untuk mencegah anemia yang berbahaya bagi ibu dan janin.

Asam Folat

Konsumsi sayuran hijau, kacang-kacangan, dan suplemen asam folat terutama di trimester pertama untuk mencegah cacat tabung saraf.

Kalsium

Susu, ikan teri, brokoli, dan tahu kaya kalsium yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi janin.

Nutrisi Kebutuhan/Hari Sumber Makanan
Kalori +300 kkal (trimester 2-3) Nasi, roti, ubi, jagung
Protein +20 gram Telur, ikan, daging, tempe
Zat Besi 27 mg Hati, daging merah, bayam
Asam Folat 600 mcg Sayuran hijau, kacang-kacangan
Kalsium 1200 mg Susu, ikan teri, brokoli
03

Tanda Bahaya Kehamilan

Kenali tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Jika mengalami salah satu gejala di bawah ini, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

Segera ke Faskes jika mengalami:

Perdarahan

Perdarahan dari jalan lahir pada usia kehamilan berapa pun merupakan tanda bahaya yang harus segera ditangani.

Sakit Kepala Hebat

Sakit kepala yang tak tertahankan, pandangan kabur, dan bengkak pada wajah/tangan bisa menandakan pre-eklampsia.

Demam Tinggi

Demam tinggi disertai kejang bisa membahayakan ibu dan janin. Segera cari pertolongan medis.

Gerakan Janin Berkurang

Jika janin tidak bergerak seperti biasa (kurang dari 10 gerakan dalam 12 jam), segera periksakan ke bidan/dokter.

04

Persiapan Persalinan

Persiapan persalinan yang matang membantu memastikan proses kelahiran yang aman bagi ibu dan bayi.

Tentukan Penolong Persalinan

Pilih bidan atau dokter yang akan menolong persalinan. Pastikan tenaga kesehatan terlatih dan fasilitas memadai.

Tentukan Tempat Bersalin

Rencanakan tempat persalinan — Puskesmas, rumah sakit, atau klinik. Pastikan mudah dijangkau dan memiliki fasilitas lengkap.

Siapkan Transportasi

Siapkan kendaraan dan pengantar. Catat nomor telepon ambulans desa dan keluarga yang bisa membantu sewaktu-waktu.

Siapkan Dana

Tabung biaya persalinan dari awal kehamilan. Daftarkan BPJS Kesehatan untuk jaminan persalinan tanpa biaya tambahan.

Siapkan Perlengkapan

Kemas baju ibu dan bayi, perlengkapan mandi, dokumen (KTP, buku KIA, kartu BPJS), dan kebutuhan lainnya.

05

1000 Hari Pertama Kehidupan

Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dimulai dari masa kehamilan (270 hari) hingga anak berusia 2 tahun (730 hari). Ini adalah periode emas yang menentukan kualitas kesehatan anak di masa depan.

Tahapan 1000 HPK

Hari 1-270 (Kehamilan): Nutrisi ibu hamil, pemeriksaan rutin, tablet Fe, istirahat cukup
Hari 271-450 (0-6 bulan): ASI eksklusif, IMD, imunisasi dasar, bonding ibu-bayi
Hari 451-730 (6-12 bulan): MPASI bergizi, ASI lanjutan, stimulasi tumbuh kembang
Hari 731-1000 (12-24 bulan): Makanan keluarga, imunisasi lanjutan, pemantauan pertumbuhan
Ingat: Stunting yang terjadi di periode 1000 HPK bersifat permanen dan sulit diperbaiki setelahnya. Intervensi gizi dan kesehatan di periode ini sangat krusial untuk masa depan anak.